Home » » Al-Jazari Penemu Robot Muslim

Al-Jazari Penemu Robot Muslim

Posted by As'ad Collection on 16 December 2015


Salah satu robot humanoid yang paling maju pada saat ini adalah Asimo. Asimo singkatan dari Advanced Step in Innovative Mobility atau langkah maju dalam inovasi bergerak. Asimo dikembangkan oleh ilmuwan yang bekerja untuk perusahaan Honda.
Wow, begitu mengagumkan dunia perobotan saat ini, banyak Negara maju yang berlomba-lomba untuk menciptakan berbagai macam robot.

Tetapi tahukah anda, bahwa system mekanik hidrolik ini pertama kali dikembangkan oleh salah seorang ilmuwan besar muslim, ia adalah Aljazary, Karya-karyanya telah diakui sebagai warisan terbesar di dunia dalam bidang mekanis dan perobotan.
Pencapaian itu sekaligus mematahkan klaim Barat yang kerap menyebut Leonardo da Vinci sebagai perintis teknologi robot. Da Vinci baru merancang pembuatan robot pada tahun 1478 Masehi, iIupun berbentuk desain diatas kertas. Sedangkan, Insyinyur muslim yang sangat brilian, Al-Jazari, sudah berhasil merancang dan menciptakan aneka bentuk robot pada awal abad ke-13 M. Atas dasar itulah, masyarakat sains modern menjulukinya sebagai “Bapak Robot”. Jadi peradaban Islam lebih maju tiga abad dalam teknologi robot dibandingkan Barat.
Beliau diperkirakan lahir pada 1136 di Al Jazira, yang terletak diantara sisi utara Irak dan timur laut Syiria, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat.  Ibnu Ismail Al Jazari mempunyai nama lengkap Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Selanjutnya tinggal di Diyar Bakir, Turki, pada abad ke-12.
Ibnu Ismail Al Jazari dikenal sebagai seorang ahli teknik yang luar biasa pada masanya yang mengabdikan diri kepada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200. Pada rentang waktu itulah Ibnu Ismail Al Jazari menciptakan robot manusia (humanoid) yang dapat diprogram. Ibnu Ismail Al Jazari juga mengembangkan prinsip hidrolik guna menggerakkan mesin yang di kemudian hari dikenal dengan mesin robot. Atas permintaan Sultan Nasir al-Din Mahmud, Al Jazari menuliskan seluruh penemuannya dalam suatu risalah yang fenomenal, Kitab fi ma`rifat al-hiyal al-handasiyya (Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices). Setelah 25 tahun menjadi ahli teknik di bawah kepemimpinan tiga raja Dinasti Artuqid, ia wafat beberapa bulan setelah menyelesaikan karyanya.

Mesin robot yang berhasil diciptakan oleh Ibnu Ismail Al Jazari saat itu adalah berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang di dalamnya terdapat empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Tujuan penciptaan robot tersebut adalah untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum.
Tidak hanya itu, Ibnu Ismail Al Jazari juga menemukan hal penting lainnya, yaitu pencuci tangan otomatis. Pencuci tangan yang berupa keran dapat bekerja secara otomatis dan bisa mengucurkan air tanpa harus diputar. Alat pencuci tangan yang ditemukan Ibnu Ismail Al Jazari itu sekarang telah digunakan pada sistem kerja toilet modern. 


Teknologi automata yang dikembangkan Al-Jazari mencapai 50 jenis dan semuanya ditulis dan digambarkan dalam kitabnya yang sangat legendaris, Al-Jami Bain al-Ilm Wal ‘Aml al-Nafi Fi Sinat ‘at al-Hiyal (The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices). Karyanya ini berisi tentang teori dan praktik mekanik. Dalam kitab itu, Al-Jazari membeberkan secara detail beragam hal terkait mekanika.

Semua robot yang ditemukan peradaban Islam lewat Al-Jazari sungguh sangat mencengangkan. ”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin,” ungkap sejarawan Inggris, Donald R Hill, dalam tulisannya berjudul, Studies in Medieval Islamic Technology.


Sejarawan lainnya yang terpesona dengan risalah penemuan Al-Jazari adalah Lynn White. ”Jelas sudah bahwa penemu roda gigi pertama adalah Al-Jazari. Barat baru menemukannya pada 1364 M.” Menurut Lynn, kata gear (roda gigi) baru menjadi perbendaharaan kata atau istilah dalam desain mesin Eropa pada abad ke-16 M.
Dalam pandangan Donald Hill, tak ada satu pun dokumen yang mampu menandingi karya Al-Jazari sampai abad modern ini. Menurut dia, risalah penemuan Al-Jazari begitu kaya akan instruksi mengenai desain, pembuatan, dan perakitan mesin-mesin.
“Al-Jazari tak hanya mampu memadukan teknik-teknik para pendahulunya dari Arab dan non-Arab, tapi juga dia benar-benar seorang insinyur yang kreatif,’‘ papar Donald Hill yang begitu mengagumi Al-Jazari. Ketertarikannya atas karya sang insinyur Muslim itu, Donal Hill pun terpacu dan terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974

Thanks for reading & sharing As'ad Collection

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Komentar

Sample Text

Sebuah catatan kecil perjalanan dokumen dan artikel tentang pendidikan, agama sosial, agama, budaya, Kesehatan serta beberapa biografi tokoh-tokoh dunia. Kami juga menyediakan beberapa tulisan tentang trik-trik membuat blog yang baik serta peluang-peluangnya.

Cari Di Blog Ini

Translate


Follow by Email

Blog Archive

Followers Google+